85 Aplikasi Android Terinfeksi Pencuri Password Sosial Media Ditemukan Di Google Play Store

Dengan total 85 aplikasi Android telah dihapus dari Google Play Store setelah ditemukan adanya malware yang mampu mencuri password jaringan media sosial dari perangkat pengguna.

Android Malware
Android Malware via arstechnica.net

Ironisnya, aplikasi-aplikasi tersebut malah justru ditemukan oleh Kaspersky, aplikasi yang baru-baru ini dilarang di negara Amerika Serikat atas dugaan hubungannya dengan Kremlin, dan malware tersebut ditargetkan untuk pengguna jaringan media sosial yang berasal dari negara Rusia VK.

Masalah yang lebih mengkhawatirkan dari berita ini yaitu aplikasi berbahaya tersebut telah tersedia untuk di-download dalam rentang waktu yang lama, dan salah satunya telah tercatat telah diunduh lebih dari 1 juta kali di Google Play Store.

Salah satu aplikasinya bernama Mr President R*mp, aplikasi ini merupakan game yang telah diterbitkan pada bulan Maret tahun ini dan jumlah download yang meningkat pesat dalam musim panas lalu. Aplikasi lainnya telah berada di Playstore selama hampir dua tahun, dengan instalasi berkisar antara 1.000 sampai 100.000.

Aplikasi yang terinfeksi hadir dengan pilihan untuk mengautentifikasi jejaring sosial media VK untuk berbagai keperluan, dan meminta pengguna untuk memberikan username dan password. Diantaranya seperti game Facebook atau fungsionalitas sosial media untuk mendapatkan fitur tambahan, seperti berbagi nilai tertinggi atau mendapatkan konten premium.

Peneliti keamanan dari Kaspersky Roman Unuchek mengatakan malware tersebut ditulis kemungkinan digunakan untuk pencurian identitas pribadi sosial media VK untuk meningkatkan jumlah anggota kelompok atau posting.

Penjahat dunia maya ini telah mempublikasikan aplikasi berbahaya mereka di Google Play store untuk lebih dari dua tahun, sehingga mereka harus memodifikasi kode sumber untuk melewati deteksi antivirus. Kami pikir bahwa penjahat dunia maya untuk mencuri identitas pribadi untuk mempromosikan grup di sosial media VK. Mereka secara diam-diam telah menambahkan pengguna untuk mempromosikan berbagai grup dan meningkatkan popularitas, ungkapnya.

Aplikasi Malware

Salah satu aplikasi yang telah dihapus dari Google Play Store.

Malware akan menargetkan perangkat dengan bahasa dimana VK merupakan jaringan sosial media yang populer di negara Rusia, Ukraina, Kazakhstan, Armenia, Azerbaijan, Belarusia, Kyrgyz, Rumania, Tajikistan, dan Uzbekistan.

Aplikasi-aplikasi berbahaya tersebut kini telah dihapus dari Google Play Store, dan pengguna yang menganggap identitas pribadi sangat penting sangat disarankan untuk mengubah kata sandi secepatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.