Perlu Berhati-Hati, 6 Perintah Ini Bisa Bahayakan Sistem Windows Anda

Baris Perintah Windows

Menghapus folder System32, mengedit registri dan memformat hard disk komputer dari baris perintah merupakan contoh yang dapat membawa malapetaka atau kerusakan serius pada sistem operasi Windows, bahkan sampai pada data-data penting Anda di partisi lain bisa ikut hilang dikarenakan perintah tersebut.

Kewaspadaan dan kehati-hatian harus diterapkan saat Anda sedang mengakses file-file sistem tersebut karena beberapa perubahan tidak dapat dibatalkan dan membawa risiko dari ringan sampai berat ke sistem operasi PC atau laptop Anda.

Baris Perintah Windows

Resiko paling ringan adalah Windows menjadi corrupt dan tidak stabil atau error, sampai yang terberat Anda harus menginstall ulang sistem operasi Windows.

Bahkan resiko lain bisa saja ditemui walaupun jarang terjadi Anda secara tidak sengaja memformat seluruh partisi harddisk dari Command Prompt / Baris Perintah yang menyebabkan semua data hilang terhapus.

Begitu pentingnya ini diketahui, terdapat beberapa perintah yang sebaiknya tidak dijalankan agar tidak mengalami kejadian yang tidak diinginkan pada PC atau Laptop Anda, berikut adalah ulasannya.

Perintah Yang Bisa Bahayakan Sistem Windows

Menghapus Folder System32

Folder System32Folder System32 Pada Aplikasi XYPlorer

Mulai dari Microsoft Windows 95 sampai Windows 10, folder System32 merupakan salah satu komponen inti sistem sistem operasi Microsoft Windows. Direktori ini merupakan pustaka librari file-file Windows, file dengan ekstensi DLL yang sangat penting untuk berfungsinya sistem dan juga aplikasi-aplikasi sistem.

Menghapus folder ini akan menyebabkan Windows menjadi error, bahkan resiko terparah yaitu Windows tidak bisa dimasuki lagi sehingga mengharuskan Anda untuk menginstall ulang Windows.

Mematikan Koneksi Internet Secara Permanen

PengaturanPengaturan

Perintah yang dapat dijalankan secara langsung di baris perintah Windows dapat menonaktifkan koneksi internet dari komputer selamanya. Tidak seperti yang dibuat dari pengaturan jaringan, perubahan yang diterapkan melalui baris perintah tidak dapat dibatalkan.

Oleh karenanya, apabila Anda tidak mengetahui prinsip dari kode pemrograman, hindarilah bermain-main dengan pengaturan internet melalui baris perintah.

Memformat Partisi Hard Disk Dari CMD Atau Baris Perintah

Memformat Partisi Hard Disk Dari CMDMemformat Partisi Hard Disk Dari CMD

Memformat hard disk pada CMD atau baris perintah Windows sangat tidak disarankan untuk pengguna pemula. Tampilan antarmuka dan kode teks pada CMD umumnya sulit dipahami oleh pengguna awam sehingga dapat dengan mudah menyebabkan kesalahan. Selain itu, perlu diketahui bahwa perintah tersebut tidak dapat dibatalkan setelah dijalankan.

Apabila Anda ingin memformat Harddisk dan menginstall pembaruan versi baru dari sistem operasi dan tidak mengetahui bagaimana cara melakukannya, ada baiknya carilah orang yang mengerti dengan seluk-beluk sistem operasi Windows.

Mengedit Registry Windows

Registry Editor Windows

Registri Windows merupakan informasi database yang menyimpan semua informasi penting sistem operasi dan aplikasi yang di install di dalamnya. Oleh karena itu, mengutak-atik Registry bukanlah tugas untuk pengguna pemula, apalagi dilakukan secara asal-asalan tanpa mengetahui apa yang telah diubah.

Apabila Anda tidak berhati-hati dan pada akhirnya menghapus beberapa pengaturan atau kunci sistem di dalam registri, besar kemungkinan Windows tidak akan booting dengan benar, atau bahkan sistem akan menjadi error atau tidak bisa masuk ke dalam Windows lagi.

Sangat disarankan agar Anda tidak mengubah-ubah atau mengedit registry sehingga meminimalisir kegagalan atau error pada sistem Windows.

Menghapus File Sistem Pagefile.sys Dan Swapfile.sys

File Sistem Pagefile.sys Dan Swapfile.sysFile Sistem Pagefile.sys Dan Swapfile.sys Pada Windows Explorer

Ekstensi .sys berasal dari sistem, yang sudah menjadi aturan agar tidak mengubah atau menghapus file yang berekstensi seperti ini. Pagefile.sys merupakan tempat Windows menyimpan data saat tidak ada lagi ruang yang tersisa di dalam RAM.

Apabila PC atau laptop Anda memiliki RAM 4 GB misalnya, dan kapasitasnya hampir digunakan semua, maka file pagefile.sys adalah tempat Windows akan memindahkan data cadangan. Tanpanya, komputer Anda akan crash atau hang pada saat RAM telah habis digunakan.

Begitu juga dengan file swapfile.sys yang fungsinya hampir serupa. File ini digunakan oleh Windows untuk mempertahankan data dalam RAM saat komputer akan masuk ke mode hibernasi.

Tanpa adanya file swapfile.sys, Anda akan kehilangan data setiap kali kembali menggunakan PC atau laptop setelah meninggalkannya selama beberapa saat.

Mengubah File Berekstensi *.DLL

File DLLFile Berekstensi *.DLL Pada Aplikasi XYPlorer Yang Terdapat Di Folder System32

DLL singkatan dari Dynamic Link Library, Ekstensi DLL sering muncul di banyak berkas file Windows. Singkatnya, file yang berakhiran dengan ekstensi ini menyediakan serangkaian sumber daya dan instruksi perintah untuk Windows dan aplikasi yang sedang berjalan di komputer Anda.

Terdapat berbagai fungsi bagi file DLL, mulai dari yang paling sederhana seperti menyimpan pengeditan dokumen di Word, sampai yang lebih kompleks seperti memperbarui aplikasi tanpa perlu menghapusnya terlebih dulu sebelum menginstall versi baru, contohnya aplikasi K Lite Mega Codec Pack dan Notepad++.

Karena sistem Windows menggunakan DLL pada sebagian besar tugasnya, perubahan pada file-file ini dapat menyebabkan beragam masalah pada komputer Anda.

Mengetahui hal tersebut, maka berhati-hatilah saat Anda menginstall aplikasi yang memerlukan penggantian file DLL sistem Windows, mengubah atau mengkustomisasi ekstensi file tersebut.

Ekstensi adalah akhiran yang menamai format file dan juga fungsi yang di lakukan pada komputer. Dengan cara ini, memodifikasi ekstensi dapat secara langsung membahayakan fungsi dari file tertentu, serta aplikasi yang bertanggung jawab untuk membukanya.

Itulah beberapa perintah yang dapat membahayakan sistem operasi Windows, jangan pernah menjalankan perintah-perintah diatas tanpa tahu akibatnya terhadap sistem Windows Anda, kecuali Anda sudah siap menerima resiko atas perintah tersebut. Semoga bermanfaat.

Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi

Tentang Penulis: compzone08

Tertarik dengan blogging, pemrograman web, web design, dan teknologi, menjadi Blogger Dari Tahun 2008.

Artikel lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.