6 Cara Berkontribusi Dalam Pengembangan Sistem Operasi Linux

Antusias Teknologi | Cara Berkontribusi Dalam Pengembangan Sistem Operasi Linux – Sistem operasi Linux tidaklah sama seperti sistem operasi komersial lainnya. Sistem operasi ini dibuat dari komunitas dan kemudian disebarluaskan juga untuk komunitas, selainitu kode sumbernya bisa diakses dan kembangkan oleh siapa saja baik perusahaan ataupun perseorangan.

Linux

Gambar Ilustrasi: ShutterStock

Di dalam aplikasi sumber terbuka atau lebih dikenal dengan open source, anda tidak hanya terbatas menjadi konsumen dari aplikasi dan distro tertentu saja melainkan anda juga dapat menjadi bagian dalam pengembangannya dan tidak perlu menjadi developer hanya untuk berkontribusi.

Dalam pengembangan sistem operasi Linux, anda dapat memberikan kontribusi dengan berbagai cara yang akan dibahas lebih lanjut pada artikel ini. Berikut ini adalah beberapa cara agar anda bisa ikut terlibat dan memberikan kontribusi dalam pengembangan Sistem Operasi Linux.

Cara Berkontribusi Dalam Pengembangan Sistem Operasi Linux

1. Memberikan Umpan Balik Atau Feedback

Memberikan Umpan Balik

Proyek aplikasi sumber terbuka tidak hanya memperlakukan pengguna sebagai konsumen saja melainkan juga sebagai pembuat. Dan sebagian besar pengembang atau developer Linux khususnya korporasi tidak mengetahui apa yang pengguna inginkan terkecuali pengembang menerima umpan balik.

Anda dapat membantu pengembang hanya dengan mengirimkan surat melalui email, atau forum linux dan membantu proyek tersebut. Sementara itu media sosial seperti twitter atau instagram merupakan salah satu cara dalam memberikan umpan balik kepada pengembang sistem operasi linux.

Kebanyakan proyek Linux membangun komunitasnya sendiri, seperti Purisme misalnya, memiliki forum bagi pengguna yang membeli produk-produknya atau menggunakan sistem operasi PureOS.

Di saat perusahaan tersebut memutuskan apakah akan beralih dari model rilis ujicoba ke versi stabil dengan dukungan yang lebih lama, biasanya developer akan meminta umpan balik kepada pengguna melalui forum komunitas Purisme.

Yang pada akhirnya perusahaan dapat mempublikasikan versi yang lebih stabil kepada seluruh pengguna yang menginginkan pembaruan sistem operasi dan aplikasi lebih baru. Salah satu cara untuk berkontribusi untuk pengembangan Linux adalah melalui forum, grup obrolan Telegram, atau melalui halaman Gitlab.

2. Menjawab Pertanyaan Dari Pengguna Linux Baru

Menjawab Pertanyaan

Disaat pengguna baru bermigrasi ke Linux untuk pertama kalinya, mereka sering merasa kebingungan karena belum memiliki cukup detail informasi dan dokumentasi mengenai distro Linux yang sedang digunakan, mesin pencari seperti google menjadi andalan utama dalam menemukan informasi dan permasalahan yang sedang dihadapi.

Mesin pencari Google biasanya akan mereferensikan untuk bertanya melalui forum tanya jawab Linux. Salah satu forum populer Linux adalah website Ask Ubuntu, dimana pengguna dapat menjawab dan memberikan pertanyaan secara spesifik.

Website ini dapat menjadi rujukan dan referensi pengguna dalam menemukan dan mencari permasalahan seputar sistem operasi linux, selain itu terdapat beberapa forum lainnya di internet untuk dapat bertanya seputar Linux.

Saat anda akan mengajukan pertanyaan di dalam forum, patuhi dan ikuti peraturan yang ada di dalam forum komunitas tersebut.

3. Menulis Dokumentasi

Menulis Dokumentasi

Dokumentasi berisi panduan secara mendetail mengenai dokumentasi dari suatu sistem operasi khususnya Linux, mulai dari fitur, pembaruan, bug yang ditemukan, sampai dengan kesulitan dan tantangan dari pengembangan sistem operasi tersebut.

Dokumentasi biasanya kurang mendapatkan perhatian pengguna karena tulisan yang begitu panjang dan memuat semua detail aspek permasalahan yang sering ditemui dalam penggunaan sistem operasi linux, dan kebanyakan dokumentasi ditujukan untuk pengguna yang telah berpengalaman.

Sebagai contoh dari pembuatan dokumentasi ini seperti distro Arch Linux yang dapat diakses dari halaman https://wiki.archlinux.org/, dan pengembangan distro linux Blankon yang ada pada halaman https://dev.blankonlinux.or.id/wiki/.

4. Membuat Desain Icon Pada Distro Linux Favorit

Membuat Desain Icon

Tampilan dan desain juga menjadi poin penting demi kenyamanan pengguna dan setiap beberapa tahun, pengembang lingkungan desktop Linux mengubah tema dan ikon dalam beberapa bentuk atau mode.

Biasanya, desainer membuat ikon dengan lebih berbeda, seperti berbentuk lebih datar untuk mencocokkan tren desain terkini dan lebih sederhana.

Lingkungan desktop GNOME misalnya, mengubah tema ikonnya pada versi 3.32. Motivasi pengembang untuk mengubahnya yaitu ikon yang baru lebih mudah untuk dibuat, seperti yang dapat anda lihat pada perancang visual GNOME yang telah direkam sebelumnya oleh Jakub Steiner dari GUADEC tahun 2019 ini.

Aplikasi lainnya seperti gThumb contohnya, belum memiliki ikon yang diperbarui, sehingga anda dapat membantu desainer dalam memberikan ide dan masukan.

Perubahan yang dilakukan oleh pengembang masih tetap mempertahankan ciri khas dari masing-masing distribusi Linux.

5. Menguji Coba Aplikasi Baru

Menguji Coba Aplikasi

Pengembang membutuhkan pengguna untuk mencoba versi terbaru dari aplikasi mereka. Tentunya ini dapat membantu pada rilis versi stabil nantinya, dan akan sangat berguna pada aplikasi yang masih berstatus tahap belum dirilis atau masih rilis beta yang perlu perbaikan.

Pengembang aplikasi sumber terbuka pada umumnya bekerja sendiri atau dalam tim. Mereka tidak memiliki akses ke berbagai jenis perangkat keras dan tidak hampir mungkin mencoba semua konfigurasi desktop Linux berbeda yang ada saat ini.

Dengan menguji suatu aplikasi, anda dapat memberikan informasi kepada pengembang tentang bagaimana aplikasi mereka dapat berjalan pada perangkat keras anda dan konfigurasi desktop yang dipilih baik distribusi Linux, lingkungan desktop, tampilan aplikasi, bug yang ditemukan, dan lainnya.

Pengembang akan mendapatkan informasi ini apabila anda membantu mereka. Dan pada saat rilis stabil sudah tidak atau minim terdapat bug atau celah yang dapat dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

6. Membantu Menerjemahkan Aplikasi Atau Meningkatkan Aksesibilitas

Menerjemahkan Aplikasi

Menerjemahkan aplikasi ke dalam berbagai bahasa membutuhkan waktu dan tim yang tidak sedikit, dengan adanya bantuan dari komunitas dari penjuru dunia, beragam aplikasi Linux kini tersedia dalam berbagai bahasa bahkan terjemahan ke dalam Bahasa Indonesia.

Penerjemahan ke dalam bahasa pengguna ditujukan agar pengguna lebih mudah dan cepat beradaptasi dalam memahami penggunaan aplikasi, karena tidak semua pengguna telah mahir dan mengerti bahasa inggris yang sifatnya universal.

Tidak hanya pada bahasa saja, pengembang juga membutuhkan bantuan dalam membuat aplikasi mereka agar lebih mudah diakses oleh pengguna penyandang disabilitas.

Setiap proyek sumber terbuka memiliki cara dan metode yang berbeda untuk keterlibatan, sehingga anda dapat memulainya dengan mengunjungi ke masing-masing halaman website pengembang distro, aplikasi, atau tema dan mencari petunjuk mengenai cara untuk berkontribusi.

Elementary OS menawarkan beberapa panduan rinci bagaimana anda dapat membantu sistem operasi ini. Hal yang sama berlaku untuk aplikasi, proyek aplikasi GIMP menempatkan pilihan menu di bagian atas halaman website yang mengarahkan ke daftar apa saja yang dapat dilakukan dalam berkontribusi.

Selain itu, anda juga dapat menjadi pengelola paket atau tester apabila ingin mengasah skill programming anda. Semoga bermanfaat.

Tanda Tangan Antusias Teknologi

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.