8 Distro Linux Teringan Berukuran Minimalis

Antusias Teknologi | Distro Linux Teringan Berukuran Minimalis – Sistem operasi Linux dapat digunakan baik pada PC atau laptop baru ataupun lama sekalipun, anda dapat menggunakan kembali PC atau laptop lama dengan menginstall sistem operasi linux berukuran ringan baik menggunakan flash disk atau CD dan DVD.

Distro Linux Berukuran Minimalis

Gambar Ilustrasi: ShutterStock

Terdapat beberapa pilihan disto linux berukuran sangat ringan serta minimalis yang dapat diinstall ke PC atau laptop lama anda. Namun sebelum memulainya anda perlu membuat USB Flash disk bootable terlebih dulu, atau memburning file iso linux ke dalam kepingan CD dan DVD.

Ada banyak pilihan aplikasi yang dapat anda gunakan untuk membuat media USB Flash disk bootable. Di windows anda bisa menggunakan Rufus, sementara untuk pengguna Linux dan macOS bisa mencoba aplikasi Etcher.

Rufus

Rufus merupakan aplikasi burning USB tercepat, terkecil, dan termudah yang tersedia untuk pengguna Windows. Memiliki banyak pilihan kustomisasi dan secara otomatis dapat mendeteksi USB flash disk anda. Selanjutnya, Rufus dapat mendeteksi jenis file ISO untuk diburning dan segera menerapkan pengaturan-nya secara umum.

Etcher

Pengguna Linux dan macOS bisa menggunakan Etcher, aplikasi pembuat booting USB open source/sumber terbuka. Sama seperti Rufus, Etcher berukuran sangat kecil, cepat, dan telah dilengkapi dengan tampilan antarmuka GUI yang membuat aplikasi ini sangat mudah digunakan.

Etcher tidak memiliki banyak pengaturan, tetapi bisa bekerja dengan baik untuk menghemat waktu dalam membuat media USB bootable. Pengguna Windows yang masih kebingungan bagaimana cara menggunakan Rufus juga bisa menggunakan aplikasi Etcher.

Distro Linux Teringan Berukuran Minimalis

1. ArchBang

ArchBang

Distro Linux ArchBang dibuat didasarkan pada Arch Linux dan terinspirasi oleh CrunchBang, yang merupakan distro Linux kecil lainnya. ArchBang pada dasarnya merupakan Arch Linux yang dibuat lebih mudah dan telah diperkecil ukurannya.

Sudah termasuk kelebihan dan fleksibilitas dari Arch Linux tanpa adanya instalasi yang rumit. ArchBang bekerja pada arsitektur mesin i686 atau X86_64, menggunakan 700 MB ruang hard disk, dan hanya membutuhkan memori RAM sebesar 256 MB.

Anda dapat menggunakan ArchBang sebagai sistem operasi desktop berfitur lengkap atau sebagai sistem operasi portabel. Cepat, stabil, dan selalu diperbaharui menjadikan kelebihan dari distro linux ini.

2. Tiny Core Linux

Tiny Core Linux

Tiny Core Linux merupakan distro Linux berukuran mini yang dikembangkan oleh Robert Shingledecker, pengembang utama dari distro damn Small Linux. Website Damn Small Linux saat ini sudah tidak aktif lagi, namun anda dapat menemukan dan mengunduh file ISO aktifnya secara online.

Tiny Core Linux atau disingkat dengan TinyCore waktu instalasinya hanya dalam hitungan menit saja dan berukuran sebesar 16 MB, didalamnya sudah termasuk aplikasi dasar dan tampilan interface GUI minimalis.

Instalasi hanya membutuhkan setidaknya 46 MB memori RAM untuk dapat dijalankan, akan tetapi anda akan memerlukan sedikit lebih banyak hard disk apabila ingin menjalankan aplikasi tambahan lainnya.

Dengan catatan anda harus menggunakan kabel Ethernet agar dapat online dengan distro linux TinyCore karena tidak tersedia jaringan nirkabel pada distro ini.

Pilihan terbaik bagi kebanyakan pengguna lebih memilih instalasi CorePlus yang berukuran sebesar 106 MB. CorePlus telah memiliki dukungan jaringan nirkabel, dukungan untuk keyboard non-AS, ditambah instalasi alternatif dari window managers, dan aplikasi tambahan lainnya.

3. Elive

Elive

Elive merupakan distro Linux ringan dengan lingkungan desktop khusus. Dibuat berdasarkan distro Debian, Elive hadir dengan pra-instalasi bersamaan dengan daftar aplikasi ditambah dengan adanya beberapa game.

Berikut adalah pernyataan dari tim pengembangan Elive.

Elive tidak dibuat untuk pemula. Elive tidak dibuat untuk pengguna berpengalaman. Elive tidak dibuat untuk perusahaan atau pengguna pribadi. Elive adalah seni.

Dibuat hanya untuk orang yang menghargai dan ingin menggunakannya. Pengguna bebas untuk mencoba Elive, karena hanya pengguna yang bisa memutuskan apa yang di inginkan di dunia ini.

Lingkungan desktop Elive merupakan versi yang telah dikustomisasi dengan pengaturan pencerahan layar, menawarkan pengalaman yang menyenangkan dalam menggunakan distro ini dan dapat bekerja dengan baik bahkan pada perangkat keras yang sudah lama.

Persyaratan minimum dari Elive adalah kecepatan CPU 500 MHz dan 198 MB memori RAM, ditambah dengan 700 MB ruang hard disk. Anda tidak dapat langsung mengunduh Elive karena anda perlu memberikan donasi kepada pengembang-nya . Hal ini dapat dimengerti karena pengembang perlu menjaga agar proyek ini tetap berjalan.

Jika tidak mengingkan memberikan donasi anda harus mengunjungi website resminya, kemudian memasukkan alamat email dan menunggu selama empat jam, tautan unduhan Elive akan dikirimkan ke alamat email anda.

4. Porteus

Porteus

Distro Linux Porteus berukuran ringan dan lengkap yang telah dioptimalkan untuk dapat dijalankan dari USB flash disk. Apabila anda tidak memiliki Flash Disk, maka jangan khawatir karena Porteus juga dapat dijalankan pada kartu SD, kepingan CD dan DVD, hard disk, atau media penyimpanan bootable lainnya.

Hanya berukuran kecil dan dapat melakukan booting dengan sangat cepat, anda sudah dapat masuk ke dalam sistem dan online sementara sistem operasi lainnya masih melakukan booting sistem.

Porteus dapat berjalan pada prosesor Intel dan AMD, atau VIA x86/64, yang hanya membutuhkan hanya 512 MB ruang hard disk dan memori RAM sebesar 256 MB. Anda dapat memilih untuk tidak menggunakan hard disk sebagai media penyimpanan, karena Porteus dapat dijalankan dari media penyimpanan removable seperti flash disk.

Apabila anda menggunakan Porteus pada perangkat media penyimpanan removable, anda mendapatkan keuntungan dari fitur mode persistent, yang dapat menyimpan data secara langsung pada perangkat penyimpanan.

Porteus tersedia pada arsitektur sistem 32-bit (bisa digunakan pada PC atau laptop yang lebih lama) dan 64-bit. Anda dapat memilih untuk mengunduh versi Cinnamon, KDE, MATE, atau versi Xfce Porteus.

5. Puppy Linux

Puppy Linux

Puppy Linux merupakan distro Linux yang sangat ringan yang dapat diinstal dan dijalankan langsung dari USB flash disk, kartu SD, CD, DVD, atau media penyimpanan bootable lainnya.

Perlu diketahui bahwa Puppy Linux bukan merupakan distribusi tunggal, juga bukan distribusi Linux dengan banyak versi seperti halnya Ubuntu dengan Kubuntu, Xubuntu, dan Lubuntu.

Puppy Linux adalah kumpulan distribusi Linux yang dibangun dengan menggunakan prinsip berbagi bersama-sama, menggunakan aplikasi yang sama, menggunakan aplikasi spesifik khusus yang dibuat untuk Puppy Linux.

Terdapat empat distribusi Puppy Linux pada versi resminya, dan memerlukan kurang lebih 300 MB ruang hard disk. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Puppy Linux dan memilih versi yang tepat untuk anda, bukalah halaman website resmi unduhan distribusi Puppy Linux.

6. SliTaz

SliTaz

Sistem operasi Linux SliTaz, atau singkatan dari Simple Light Incredible Temporary Autonomous Zone, merupakan distro Linux yang memiliki ukuran ringan, dan grafis dengan berfitur lengkap. Singkatnya kelebihan dari distro ini yaitu berukuran kecil, cepat, stabil, dan mudah digunakan.

Persyaratan minimum sistem dari SliTaz yaitu prosesor yang kompatibel dengan Intel i486 atau x86, ruang hard disk 80MB, dan memori RAM sebesar 192 MB, RAM ini bisa turun sampai 16 MB bergantung pada versi SliTaz yang digunakan.

Salah satu fitur dari SliTaz adalah dapat berjalan hanya dengan menggunakan memori sistem. Setelah booting sistem, anda dapat melepas bootable USB flash disk untuk tugas dan keperluan lainnya.

SliTaz juga memiliki fitur persisten yang dapat menyimpan data dan pengaturan pribadi ke dalam media eksternal yang dapat dicabut seperti flash disk, dan sudah siap digunakan pada bootingan berikutnya.

7. wattOS

wattOS

Sistem operasi linux wattOS merupakan distro Linux berukuran kecil lainnya berbasis Ubuntu. Anda dapat menjalankan wattOS dari flash disk USB, CD, DVD atau media yang dapat di booting lainnya. Selain itu, wattOS juga dapat diinstall ke hard disk.

Persyaratan perangkat keras minimum untuk menggunakan distro ini tidaklah terlalu tinggi yaitu prosesor Intel atau AMD, ruang hard disk sebesar 700 MB, dan 192 MB memori RAM untuk wattOS edisi Microwatt.

Versi wattOS LXDE menggunakan lebih banyak memori RAM, akan tetapi memiliki lebih banyak pilihan untuk penyesuaian dan sangat cocok dalam penggunaan desktop harian.

Edisi Microwatt sangat ringan. Dibuat berdasarkan i3 Tiling Window Manager dan menawarkan persyaratan sumber daya yang rendah dengan tampilan sederhana.

8. Bodhi Linux

Bodhi Linux

Distro Linux minimalis terakhir yang dapat dicoba adalah Bodhi Linux. Bodhi Linux merupakan distro Linux berfitur lengkap berbasis LTS Ubuntu yang menggunakan Moksha Desktop. Bodhi Linux hadir dalam tiga versi yaitu edisi Standar, edisi AppPack, dan edisi Legacy.

Edisi Standar hadir dengan pilihan aplikasi terbatas, sedangkan edisi AppPack menawarkan lebih banyak fitur aplikasi. Dari ketiganya, edisi Legacy adalah yang terkecil, dibuat untuk bisa digunakan pada perangkat keras yang sudah lama.

Spesifikasi minimum Bodhi Linux membutuhkan prosesor 500 MHz, setidaknya 128 MB memori RAM, dan ruang hard disk 4 GB.

Anda dapat kembali menggunakan PC atau laptop lama dengan adanya distro Linux minimalis ini. Lebih jauh lagi, dengan penggunaan distro Linux ini anda dapat mengakses internet, menonton dan mendengarkan multi media, memeriksa email, dan membuat dokumen sederhana.

Semoga bermanfaat.

Tanda Tangan Antusias Teknologi

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.